Bantuan Pendidikan Sumbar Meroket 173 Persen! Wagub Vasko: Ini Investasi Nyata untuk Anak Kita

×

Bantuan Pendidikan Sumbar Meroket 173 Persen! Wagub Vasko: Ini Investasi Nyata untuk Anak Kita

Bagikan berita
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy berdialog dengan siswa salah satu sekolah beberapa waktu lalu. (humas)
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy berdialog dengan siswa salah satu sekolah beberapa waktu lalu. (humas)

PADANG (10/8/2026) - Provinsi Sumbar menerima bantuan revitalisasi satuan pendidikan pada tahun 2026 sebesar Rp617,24 miliar lebih.

“Semakin luasnya cakupan penerima bantuan jadi peluang untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai daerah di Sumbar,” ungkap Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy di Padang, Senin.

Diketahui, jumlah satuan pendidikan penerima bantuan meningkat signifikan dari 337 satuan pendidikan pada tahun 2025 jadi 920 satuan pendidikan pada 2026 atau bertambah 173 persen.

“Yang ingin kita pastikan adalah, semakin banyak sekolah yang mendapatkan perhatian, maka itu berarti, semakin banyak juga anak-anak kita yang bisa belajar di lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman. Karena itu, kita menyambut baik, ketika program revitalisasi diperluas,” tegas Wagub Vasko.

Ia mengatakan, perluasan tersebut tidak hanya terlihat dari jumlah penerima, tetapi juga dari nilai bantuan yang dialokasikan pemerintah pusat.

Pada tahun 2025, bantuan revitalisasi untuk satuan pendidikan di Sumbar tercatat diberikan kepada 337 satuan pendidikan dengan total nilai Rp300,066 miliar lebih.

Sementara pada 2026, jumlah penerima meningkat menjadi 920 satuan pendidikan dengan total nilai bantuan Rp617,241 miliar lebih atau meningkat sekitar 106 persen.

“Kalau kita lihat datanya, penerimanya bertambah cukup besar. Artinya, cakupan program semakin luas. Ini tentu menjadi kabar baik karena semakin banyak satuan pendidikan yang mendapat dukungan untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarananya,” ujarnya.

Menurut Vasko, perluasan bantuan tersebut juga mencakup berbagai jenjang pendidikan. Peningkatan paling signifikan terjadi pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) dan sekolah dasar (SD).

Jumlah penerima bantuan PAUD meningkat 774 persen dibandingkan 2025, sedangkan penerima bantuan SD meningkat 228 persen. Sementara penerima bantuan pada jenjang SMP meningkat 53 persen.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini