Untuk kegiatan peluncuran, Nagari Pangian di Kabupaten Tanah Datar, direncanakan menjadi lokasi pusat pelaksanaan.
Sementara, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sumbar, Medi Iswandi mengatakan, perluasan NCH harus diiringi dengan penguatan dukungan lintas perangkat daerah.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur saja belum cukup untuk memastikan NCH berkembang dan memberikan dampak terhadap masyarakat.
“Infrastrukturnya sudah tersedia, hanya saja dari aspek digital marketing, standarisasi produk, strategi pemasaran, masa layak konsumsi produk, dan branding itu masih perlu penguatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penguatan berbagai aspek tersebut akan dilakukan secara kolaboratif oleh 21 OPD yang tergabung dalam tim pendamping NCH.
Masing-masing OPD telah memiliki pembagian tugas dan akan menyusun rencana aksi untuk mendukung pengembangan NCH selama enam bulan ke depan.Menurut Medi, semakin luasnya cakupan NCH membutuhkan pola pendampingan yang adaptif dan efisien.
Di tengah tantangan efisiensi anggaran, OPD didorong memanfaatkan fasilitas pemerintah kabupaten/kota dan mendatangi langsung lokasi objek sasaran, sehingga program tetap dapat berjalan tanpa harus selalu memusatkan kegiatan di tingkat provinsi. (*)
Editor : Al Mangindo