BMKG Rilis Skala Guncangan IV MMI Gemp Nias Selatan, Getaran Terasa Hingga Padang dan Bukittinggi

×

BMKG Rilis Skala Guncangan IV MMI Gemp Nias Selatan, Getaran Terasa Hingga Padang dan Bukittinggi

Bagikan berita
Infografis BMKG tentang Gempa Nias Selatan, Selasa siang.
Infografis BMKG tentang Gempa Nias Selatan, Selasa siang.

JAKARTA (18/8/2026) - Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr Wijayanto menerangkan, hasil pemodelan tsunami terkait gempa parameter update magnitudo M5,8 pada pukul 13.02 WIB di wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara, tidak berpotensi tsunami.

“Gempa bumi tektonik dengan kedalaman 35 Km ini, episenternya berlokasi di laut pada jarak 157 Km arah Tenggara, Nias Selatan,” ungkap Wijayanto dalam pernyataan tertulis yang diterima, Selasa.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, terang dia, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,” ungkap Wijayanto.

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas IV MMI (pada siang hari dirasakan orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Tapanuli Utara.

Intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Padang Sidempuan, Nias Selatan, Padang Panjang, Pesisir Selatan dan Bukittinggi, Padang, Padang Pariaman, Pariaman, Pasaman Barat dan Kabupaten Agam.

Intensitas II MMI (Getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) di Tapanuli Tengah dan Gunung Sitoli.

“Hingga pukul 13:30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” tukas Wijayanto.

Dia mengimbauan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kemudina, menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. (*)

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini