Peserta Pelatihan Batik PKW Padang Mulai Dilirik Pelaku Usaha

×

Peserta Pelatihan Batik PKW Padang Mulai Dilirik Pelaku Usaha

Bagikan berita
Ketua Dekranasda Kota Padang, dr. Dian Puspita Fadly Amran Didampingi Kadisnakerin Ferry Erviyan Rinaldy Menyerahkan Bantuan Uang Transportasi Kepada Perwakilan Peserta Pelatihan Membatik(*)
Ketua Dekranasda Kota Padang, dr. Dian Puspita Fadly Amran Didampingi Kadisnakerin Ferry Erviyan Rinaldy Menyerahkan Bantuan Uang Transportasi Kepada Perwakilan Peserta Pelatihan Membatik(*)

Selain keterampilan, peserta PKW 2026 juga memperoleh bantuan biaya transportasi sebesar Rp2.635.000 per peserta yang bersumber dari APBD Kota Padang Tahun 2026.

Bantuan tersebut diberikan sebagai dukungan agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan tanpa terbebani biaya transportasi.

Ketua Dekranasda Kota Padang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pelatihan tidak hanya sebatas sertifikat maupun produk yang selesai dibuat selama kegiatan.

Menurut Dian, keterampilan membatik harus dilanjutkan hingga mampu menjadi sumber penghasilan.

Bahkan, peserta diharapkan dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang nantinya menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Jangan berhenti hanya sampai mendapatkan sertifikat atau menghasilkan produk selama pelatihan. Kalian dikatakan berhasil apabila keterampilan yang diperoleh ini dapat menghasilkan sumber penghasilan dan bahkan membuka lapangan kerja,” ujar Dian.

Ia mendorong peserta terus meningkatkan kualitas, melakukan inovasi, memanfaatkan media sosial untuk promosi, serta membangun kerja sama antarpeserta maupun dengan berbagai pihak.

Di sisi lain, Dian mengingatkan agar pengembangan produk batik tetap mempertahankan kekayaan budaya dan identitas Minangkabau.

Menurutnya, batik tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan identitas budaya daerah.

“Jangan merasa kecil karena baru memulai usaha. Setiap usaha besar selalu dimulai dari langkah pertama. Yang menentukan keberhasilan bukan hanya besarnya modal, tetapi kemauan untuk belajar, ketekunan menjaga kualitas, dan keberanian untuk terus mencoba,” katanya.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini