“Ada jamaah yang usianya sampai 85 tahun. Ini tentu butuh pendampingan dan perhatian khusus dari petugas,” ujarnya.
Kepada seluruh petugas haji, Mahyeldi menitipkan amanah besar agar memberikan pelayanan terbaik, terutama pada tahun awal pelaksanaan sistem ini sebagai fondasi ke depan.
“Berikan pelayanan maksimal agar jamaah bisa menjalankan ibadah dengan nyaman dan lancar,” katanya.
Dari BIM Mendarat di Madinah
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Sumbar, M Rifki melaporkan total jamaah Embarkasi Padang tahun 2026 mencapai 5.402 orang, terdiri dari 3.992 jamaah asal Sumatera Barat dan 1.354 dari Bengkulu, dengan total 14 kloter.
Untuk Kloter 1 sendiri yang berasal dari Kota Padang, terdiri dari 152 jamaah laki-laki dan 232 jamaah perempuan.Keberangkatan dilakukan melalui Bandara Internasional Minangkabau menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah menggunakan pesawat Garuda Indonesia tipe Boeing 777 dengan nomor penerbangan GA 3501.
“Jamaah dijadwalkan kembali ke tanah air pada 3 Juli 2026,” pungkasnya. (*)
Editor : Al Mangindo