Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam layanan perbankan, semakin besar pula peluang daerah memperkuat pembiayaan sektor produktif, terutama UMKM dan ekonomi kerakyatan yang menjadi tulang punggung perekonomian Sumatera Barat.
“Tabungan tidak boleh berhenti hanya sebagai simpanan. Tabungan harus menjadi energi penggerak ekonomi daerah.”
“Dana masyarakat yang dihimpun harus kembali disalurkan untuk pembiayaan sektor pertanian, industri pengolahan, pariwisata, dan sektor produktif lainnya yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra menyampaikan, sebagai bank milik pemerintah daerah, Bank Nagari akan terus hadir mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia juga memastikan, bahwa setiap dana yang disimpan di Bank Nagari, akan aman dan dikelola secara profesional di bawah pengawasan regulator keuangan nasional.
“Bank ini tunduk pada regulasi dan secara berkala diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Alhamdulillah, tingkat kesehatan bank kita berada pada kategori sehat dengan rating yang kuat,” ujarnya.
Gusti Candra menjelaskan, hingga tutup buku tahun 2025 total aset Bank Nagari telah mencapai Rp33,6 triliun.Jaringan layanan juga terus diperluas hingga menjangkau seluruh wilayah Sumbar, termasuk daerah kepulauan, melalui penguatan kantor layanan, ATM, CRM, EDC, serta layanan digital yang memudahkan transaksi masyarakat kapan pun dan dimanapun.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu, selain pengundian hadiah utama, masyarakat juga disuguhkan hiburan rakyat serta promosi berbagai layanan digital perbankan dari Bank Nagari.
Pada Gebyar Hadiah Tabungan tahun 2026 ini, Bank Nagari menyediakan berbagai hadiah menarik, di antaranya satu unit Toyota Fortuner, satu Mitsubishi Xpander, satu Honda Brio, lima paket umrah, tiga unit Yamaha NMAX, 56 unit Honda Vario 125, serta hadiah emas dan berbagai hadiah lainnya.
Editor : MI-1