KERAHKAN ALAT BERAT! Ini Janji Gubernur Mahyeldi untuk Korban Banjir Padang, Bantuan Logistik Diberikan

×

KERAHKAN ALAT BERAT! Ini Janji Gubernur Mahyeldi untuk Korban Banjir Padang, Bantuan Logistik Diberikan

Bagikan berita
Gubernur Sumbar, Mahyeldi berdialog dengan warga Guo di bantaran sungai Batang Kuranji yang dilanda banjir bandang sehari sebelumnya. (humas)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi berdialog dengan warga Guo di bantaran sungai Batang Kuranji yang dilanda banjir bandang sehari sebelumnya. (humas)

PADANG (4/8/2026) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menjanjikan, akan mengerahkan alat berat untuk memulihkan aliran Sungai yang sudah berubah jalur akibat derasnya arus.

“Semoga, akses jalan yang sempat terputus dapat kembali difungsikan,” harap Mahyeldi.

Hal itu disampaikannya, merespon banjir yang melanda kawasan Guo tepatnya di RT 01 RW 06, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Selasa malam.

Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Mahyeldi melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang terdampak serta aliran sungai yang meluap hingga melintasi badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat. Hari ini kami turun langsung memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin,” terangnya.

“Dinas Bina Konstruksi dan PSDA, sudah saya instruksikan segera mengerahkan alat berat untuk mengembalikan aliran sungai ke jalur semula sehingga potensi banjir susulan dapat diminimalkan dan akses masyarakat segera pulih,” ujar Mahyeldi.

Selain pengerahan alat berat, Mahyeldi juga menginstruksikan seluruh OPD terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat.

Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial telah diterjunkan ke lapangan untuk menangani dampak bencana, mendata kerusakan, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

“Saya sudah meminta seluruh OPD terkait bergerak cepat. Penanganan harus dilakukan secara terpadu agar masyarakat dapat segera mendapatkan bantuan dan dampak bencana tidak semakin meluas,” katanya.

Berdasarkan data sementara, terdapat sedikitnya 15 titik banjir di Kota Padang. Sementara itu, bencana serupa juga mulai terjadi di sejumlah daerah lain di Sumbar, termasuk Kabupaten Agam.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini