Teknologi Portabel Percepat Deteksi TB di Padang, Hasil Pemeriksaan Kurang dari 30 Menit

×

Teknologi Portabel Percepat Deteksi TB di Padang, Hasil Pemeriksaan Kurang dari 30 Menit

Bagikan berita
Petugas Sedang Melakukan Pemeriksaan Sample Dengan Menggunakan Alat Portable (*)
Petugas Sedang Melakukan Pemeriksaan Sample Dengan Menggunakan Alat Portable (*)
PADANG, Menara Info — Upaya mempercepat penemuan kasus tuberkulosis (TB) di Kota Padang mulai didukung teknologi pemeriksaan portabel.

Dengan perangkat tersebut, hasil pemeriksaan dapat diketahui kurang dari 30 menit, sehingga warga yang terindikasi TB dapat lebih cepat mendapatkan tindak lanjut.

Teknologi ini digunakan dalam kegiatan skrining TB terhadap lebih dari 200 warga Kecamatan Pauh di Puskesmas Pauh, Kamis (17/9/2026).
Warga Antusias Mengikuti Skrining TB yang Diselenggarakan PDPI
Warga Antusias Mengikuti Skrining TB yang Diselenggarakan PDPI
Kegiatan tersebut merupakan pengabdian Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Sumatera Barat bersama Dinas Kesehatan Kota Padang.

Kecepatan pemeriksaan menjadi penting karena Kota Padang masih mencatat kasus TB dalam jumlah tinggi.

Lebih dari 4.000 kasus TB telah ditemukan di Kota Padang, menjadikannya daerah dengan kasus TB tertinggi di Sumatera Barat.

Ketua PDPI Sumbar, Dr. dr. Masrul Basyar, Sp.P (K), mengatakan skrining dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu pemerintah menekan kasus TB sekaligus memutus mata rantai penularan.

“Kami mendukung kegiatan ini sebagai upaya menurunkan kasus TB dengan cara menelusuri orang yang berkontak erat dengan pasien positif TB,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Pauh, dr. Pratiwi, mengatakan peserta skrining berasal dari sembilan kelurahan di Kecamatan Pauh. Sasaran utama merupakan warga yang memiliki kontak erat dengan pasien positif TB selama satu tahun terakhir.

Kontak erat tersebut tidak hanya keluarga yang tinggal serumah, tetapi juga tetangga, sepupu, teman bermain, maupun orang lain yang sering berkunjung dan berinteraksi dengan pasien.

“Skrining dilakukan untuk menemukan lebih banyak terduga TB yang selama ini belum mencapai target penemuan kasus.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini