“Sekarang masih persiapan lapangan, pengukuran lapangan, dan koordinasi dengan OPD terkait untuk penataan baliho serta penebangan pohon bersama DLH. Untuk pekerjaan fisik, kemungkinan minggu depan sudah bisa dilaksanakan,” jelas Malvi.
Pekerjaan penataan Jalan Pemuda diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan, mulai pekan ketiga Agustus hingga November 2026.
Selama proses pengerjaan, ruas jalan tersebut tidak akan ditutup secara keseluruhan. Namun, sebagian akses diperkirakan mengalami gangguan karena adanya aktivitas pekerjaan.
“Penutupan sebagian ada, mungkin agak sedikit terganggu, namun akses jalan masih bisa dipakai,” katanya.
Malvi mengimbau masyarakat yang melintasi Jalan Pemuda untuk meningkatkan kewaspadaan selama pekerjaan berlangsung.
Ia menyadari aktivitas pembangunan dapat mengurangi kenyamanan pengguna jalan, namun dukungan masyarakat dibutuhkan agar penataan dapat berjalan lancar.“Kami mengharapkan masyarakat yang menggunakan akses di Jalan Pemuda, seandainya ada pelaksanaan pekerjaan, mohon berhati-hati. Mungkin ada gangguan terhadap kenyamanan masyarakat yang melintas karena pekerjaan perbaikan jalan,” ujarnya.
Ia berharap penataan tersebut dapat selesai sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan fungsi dan kapasitas ruas Jalan Pemuda.
“Kami berharap dukungan masyarakat agar pekerjaan ini bisa selesai dengan baik sesuai rencana peningkatan ruas Jalan Pemuda,” pungkasnya.(*)
Editor : Veby Rikiyanto