“Kami meminta kepada gubernur untuk melihat berapa sebenarnya biaya sekolah SMA dan SMK se-Sumatera Barat. Kita kaji, kalau memungkinkan bisa digratiskan tanpa mengurangi kualitas dan program yang sudah berjalan,” jelasnya.
Selain pendidikan, Muhidi juga menaruh perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat, khususnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Ia menilai pelatihan dan bimbingan teknis tidak boleh hanya berhenti pada kegiatan seremonial. Bimtek harus mampu mengubah cara berpikir masyarakat agar lebih produktif dan berani menciptakan peluang usaha.
“Yang belum bekerja kita dorong agar memiliki pekerjaan. Yang sudah punya usaha bagaimana usahanya bisa dikelola lebih baik. Dari yang punya usaha, kita dorong lagi bagaimana bisa menjadi pengusaha,” katanya.
Muhidi menegaskan, pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Kebersamaan, kepedulian dan kemauan masyarakat untuk berkembang menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemajuan daerah.
“Kita jaga semangat dan kebersamaan. Insya Allah, kalau kita bergerak bersama, pembangunan yang kita harapkan bisa terwujud,” ujarnya.
Kesempatan Penting untuk Sampaikan AspirasiCamat Padang Utara Sa’at menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua DPRD Sumbar dalam kegiatan reses tersebut.
Ia mengaku bangga karena Padang Utara mendapat perhatian dari pimpinan legislatif, termasuk sebelumnya juga dikunjungi Ketua DPRD Kota Padang Muharlion.
“Kami merasa terharu dan bangga atas kehadiran Ketua DPRD Sumbar Bapak Muhidi. Padang Utara sudah dua kali kedatangan pimpinan DPRD, sebelumnya Ketua DPRD Kota Padang Muharlion,” kata Sa’at.
Editor : Al Mangindo