Karang Taruna Padang Didorong Kembangkan Satu Usaha di Setiap Kelurahan

×

Karang Taruna Padang Didorong Kembangkan Satu Usaha di Setiap Kelurahan

Bagikan berita
Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya (*)
Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya (*)

“Tujuan utama kita adalah menghadirkan Karang Taruna sebagai solusi di tengah masyarakat. Pemuda harus mempunyai andil dalam rangka menekan angka pengangguran, kriminalitas, hingga berbagai persoalan sosial lainnya di Kota Padang,” katanya.

Ia menyebut, tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks.

Karena itu, penguatan ekonomi melalui sektor kreatif dan produktif di tingkat kelurahan dinilai penting sebagai salah satu upaya membangun ketahanan sosial.

Zalmadi juga meminta seluruh kader menjaga dan memanfaatkan secara optimal bantuan fasilitas alat Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Karang Taruna Kreatif yang diberikan melalui dukungan Unand dan PT Semen Padang.

Menurutnya, fasilitas tersebut harus dikelola secara serius agar memberikan manfaat nyata sekaligus menjaga kepercayaan yang telah diberikan para mitra strategis kepada Karang Taruna.

Sementara itu, Sekretaris LPPM Unand, Friardi Ismet, menegaskan keterlibatan perguruan tinggi dalam pembinaan Karang Taruna merupakan bagian dari upaya menghadirkan kampus yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Selama ini universitas sering dianggap sebagai menara gading yang kurang kontribusinya. Tapi alhamdulillah, berkat kepercayaan dari Pemerintah Kota Padang, kita dapat bekerja sama dan berkolaborasi untuk membina generasi muda di Kota Padang,” ujarnya.

Friardi menjelaskan, LPPM Unand mendorong agar pembinaan Karang Taruna dilakukan secara berkelanjutan melalui model “sekolah binaan” selama tiga tahun.

Dengan pola tersebut, pengembangan kapasitas kader dan usaha yang dibangun diharapkan tidak berhenti setelah program selesai.

Selain pendampingan, LPPM Unand juga memperkenalkan UNAND Hub, platform digital yang memungkinkan masyarakat dan pelaku UMKM berkonsultasi dengan sekitar 1.600 pakar dan dosen Unand.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini