Gubernur Mahyeldi Buka Lomba Khutbah & Azan se-Kota Padang, 55 Tim Pelajar Siap Bersaing

×

Gubernur Mahyeldi Buka Lomba Khutbah & Azan se-Kota Padang, 55 Tim Pelajar Siap Bersaing

Bagikan berita
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi membuka dan memberikan arahan kepada peserta lomba Khutbah Jumat dan Adzan di Masjid Istighfar Parak Gadang, Sabtu. (humas)
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi membuka dan memberikan arahan kepada peserta lomba Khutbah Jumat dan Adzan di Masjid Istighfar Parak Gadang, Sabtu. (humas)

Mahyeldi menegaskan, pembinaan generasi muda tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Pengurus masjid dan musala, Kementerian Agama, tokoh agama, sekolah, orang tua serta pemerintah daerah perlu bersinergi agar generasi muda memiliki bekal agama dan kemampuan menghadapi perkembangan zaman.

Kepada para peserta, Mahyeldi berpesan agar lomba diikuti dengan niat yang baik. Ia meminta pelajar tidak menjadikan piala dan gelar juara sebagai tujuan utama, tetapi memanfaatkan perlombaan sebagai kesempatan belajar, meningkatkan kepercayaan diri dan mengasah kemampuan menyampaikan pesan kebaikan.

“Bulatkan niat karena Allah SWT. Tampilkan kemampuan terbaik, bukan semata-mata demi mengejar juara, melainkan sebagai wujud bakti dan syiar agama,” pesannya.

Ia juga berharap lomba tersebut melahirkan pelajar yang berani tampil di tengah masyarakat dan mampu menyampaikan dakwah dengan santun, berwawasan serta tidak menimbulkan perpecahan.

Tidak hanya khutbah, Mahyeldi juga memberi perhatian pada lomba azan. Ia berharap kegiatan yang digagas Masjid Istighfar dan Musala Baitul Huda tersebut mampu melahirkan muazin muda yang tidak hanya memiliki kualitas suara, tetapi juga memiliki keikhlasan dalam mengumandangkan panggilan salat.

“Melalui lomba ini, kita berharap lahir muazin-muazin berjiwa ikhlas dengan lantunan suara yang menggetarkan hati masyarakat untuk meramaikan rumah Allah,” ujarnya.

Mahyeldi kemudian secara resmi membuka lomba dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Masjid Istighfar dan Musala Baitul Huda, panitia, peserta serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda perlombaan. Lebih dari itu, lomba khutbah dan azan diharapkan menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan sehingga semakin banyak lahir khatib, penceramah dan muazin muda yang mampu menjaga syiar Islam serta membawa pesan kedamaian dan kebaikan bagi masyarakat Sumatera Barat. (*)

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini