PADANG (22/8/2026) - Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi mengajak masyarakat, tidak hanya fokus pada persoalan infrastruktur, tetapi ikut memikirkan masa depan generasi muda.
Menurutnya, tantangan zaman yang semakin cepat berubah, menuntut anak-anak muda memiliki kemampuan yang lebih dari sekadar ijazah.
Pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM serta peningkatan keterampilan disebut menjadi tiga hal penting dalam membangun sumber daya manusia yang mampu menghadapi perubahan zaman.
“Pembelajaran di sekolah harus dibekali dengan skill atau keahlian. Kalau tidak, maka siap-siap menjadi pengangguran,” terang Muhidi.
Hal itu disampaikannya saat bertemu masyarakat dalam agenda reses masa sidang III Tahun 2025/2026 di Masjid Mukhlisin, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Sabtu.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi.Sejumlah tokoh masyarakat, bundo kanduang dan Majelis Taklim turut hadir menyampaikan aspirasi kepada pimpinan DPRD Sumbar tersebut.
Salah satu persoalan yang cukup banyak disoroti adalah kondisi riol atau saluran air yang dinilai perlu mendapat perhatian.
Warga berharap adanya pembenahan saluran tersebut sehingga aliran air lebih lancar dan risiko banjir yang selama ini kerap terjadi dapat dikurangi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Muhidi menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda bertemu masyarakat, tetapi menjadi kesempatan untuk mengetahui secara langsung kebutuhan warga di daerah pemilihannya.
Editor : Al Mangindo