Mulai dari seni tari, musik tradisional, solo song hingga peragaan busana tampil di hadapan warga sekolah dan tamu undangan.
Kepala SMP Negeri 7 Padang, Fitria Yenira, mengatakan rangkaian peringatan HUT ke-58 tidak berhenti pada pelaksanaan PROMIS.
Kegiatan akan dilanjutkan dengan Wisuda Tahfizh ke-5 yang dijadwalkan berlangsung Jumat.
Sebanyak 24 hafiz dan hafizah akan mengikuti wisuda tersebut. Menurut Fitria, kegiatan tahfizh menjadi bagian dari upaya sekolah membangun keseimbangan antara prestasi akademik dan penguatan spiritual peserta didik.
“Melalui rangkaian HUT ke-58 ini, kami berharap lahir generasi penerus bangsa yang unggul secara akademik dan spiritual. Kami ingin melahirkan generasi emas dari SMP Negeri 7 Padang yang menjadi cikal bakal Indonesia Emas 2045,” katanya.
Selain menjadi ajang menunjukkan potensi siswa, HUT ke-58 juga dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi terhadap perjalanan PROMIS yang telah berlangsung selama 10 tahun.Sekolah turut menghadirkan para guru yang menjadi perintis atau pelopor saat PROMIS pertama kali didirikan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari refleksi perjalanan kegiatan yang kini telah memasuki satu dekade.
Dengan menggabungkan kompetisi akademik, seni, kreativitas, dan tahfizh, peringatan HUT ke-58 SMP Negeri 7 Padang menjadi momentum untuk memperkuat peran sekolah sebagai ruang tumbuh bagi peserta didik.
Sekolah tidak hanya mendorong siswa mengejar prestasi, tetapi juga membekali mereka dengan karakter, kreativitas, dan nilai spiritual sebagai bekal menghadapi masa depan.(*)
Editor : Veby Rikiyanto