BANTEN (8/9/2026) - Sebanyak 12.128 peserta ikuti Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun 2026 secara serentak di berbagai daerah.
Program pelatihan vokasi merupakan bagian dari stimulus ekonomi Semester II 2026 sekaligus arahan Presiden untuk memperkuat kesiapan tenaga kerja menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.
“Bapak Presiden mendorong vokasi agar skill gap-nya bisa dikurangi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Hal itu disampaikannya, usai kick-off pelatihan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Banten, Selasa (1/9/2026).
Selain Airlangga Hartarto, juga hadir Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah serta Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia.
Menurut Airlangga, kebutuhan talenta terus berkembang, terutama pada sektor digital dan ekonomi hijau. Kebutuhan talenta digital diproyeksikan mencapai 2,7 juta orang pada 2030.Di sektor energi terbarukan, kebutuhan tenaga kerja juga berkembang seiring munculnya profesi baru, seperti teknisi panel surya, teknisi turbin, dan tenaga di bidang smart farming.
“Jadi ini adalah salah satu yang didorong oleh Bapak Presiden, sehingga retraining dan reskilling di dua sektor unggulan ini menjadi sangat penting,” katanya.
Sementara, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menjelaskan, durasi pelatihan disesuaikan dengan jenis kompetensi yang diberikan. Peserta juga mendapatkan uang saku serta fasilitas pelatihan sesuai ketentuan program.
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Editor : Al Mangindo