Baca juga: Alex Indra Lukman: Aturan Bagasi Garuda Indonesia Pukul Industri Pariwisata dan UMKM Oleh-oleh
Menurutnya, semangat tersebut penting agar kepengurusan yang terbentuk mampu membawa lembaga adat semakin berkontribusi dalam pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Fadly Amran saat menerima audiensi Ketua LKAAM Kota Padang Syafril Ulbi Datuak Bagindo Rajo bersama jajaran pengurus, pengurus LKAAM kecamatan, serta perwakilan Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (9/9/2026). “Kita berharap Musda IX LKAAM Kota Padang mengedepankan musyawarah mufakat. Semangat ini juga sejalan dengan program Sinergi Nagari dan visi pembangunan yang berlandaskan agama dan budaya, yang dapat diwujudkan melalui program-program LKAAM,” ujar Fadly Amran.
Editor : Veby Rikiyanto
Musda IX LKAAM Padang Didorong Jadi Momentum Perkuat Peran Adat Atasi Persoalan Sosial
| 61 klik
PADANG, Menara Info — Musyawarah Daerah (Musda) IX Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang tidak hanya diarahkan untuk memilih kepengurusan periode 2026-2031, tetapi juga menjadi momentum memperkuat peran lembaga adat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Wali Kota Padang Fadly Amran mendorong Musda IX LKAAM Kota Padang yang dijadwalkan berlangsung pada 22 September 2026 tersebut mengedepankan musyawarah dan mufakat.
Berita Terkait