Alex kemudian merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), tentang jumlah perjalanan wisatawan nusantara (Wisnus) Kuartal I tahun 2026 yang mencapai 319,51 juta, naik 13,14% secara tahunan.
InJourney Airports yang mengelola 37 bandara di Indonesia, pada semester pertama tahun 2026 juga mencatatkan total 38,20 juta pergerakan penumpang, naik 5 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pergerakan wisatawan domestik di Indonesia ini, menandakan tingginya jumlah perjalanan masyarakat yang menunjukkan bahwa aktivitas wisata, mudik, perjalanan bisnis hingga kunjungan keluarga, semakin ramai di berbagai daerah.
Secara teori, ungkap ketua PDIP Sumbar, cenderamata dan oleh-oleh memang masuk ke dalam kategori pelengkap atau penunjang pariwisata (ancillary services).“Beleid Garuda ini secara tak langsung telah meruntuhkan ekspektasi pelaku UMKM Indonesia terhadap potensi dari ratusan juta orang Wisnus ini,” tutupnya. (*)
Editor : MI-1