Libatkan 19 Kelurahan, Bapas Padang Bangun Jejaring Reintegrasi hingga Tingkat Masyarakat

×

Libatkan 19 Kelurahan, Bapas Padang Bangun Jejaring Reintegrasi hingga Tingkat Masyarakat

Bagikan berita
Bapas Padang Menggelar Kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Kelayan Binter serta Penguatan Tugas dan Fungsi Bapas di Hotel HW Padang, Selasa (6/10/2026).
Bapas Padang Menggelar Kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Kelayan Binter serta Penguatan Tugas dan Fungsi Bapas di Hotel HW Padang, Selasa (6/10/2026).

PADANG, Menara Info— Upaya mendampingi Klien Pemasyarakatan agar mampu kembali menjalankan kehidupan secara positif di tengah masyarakat tidak hanya bergantung pada peran Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Dukungan lingkungan tempat Klien kembali menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Untuk membangun dukungan hingga tingkat masyarakat, Bapas Kelas I Padang mulai memperkuat jejaring Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) dengan melibatkan 19 kelurahan di Kota Padang bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Penguatan jejaring tersebut dibahas dalam Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Kelayan Binter serta Penguatan Tugas dan Fungsi Bapas di Hotel HW Padang, Selasa (6/10/2026).

Keterlibatan unsur kewilayahan dinilai penting karena proses reintegrasi berlangsung setelah Klien kembali ke lingkungan tempat tinggalnya.

Pada tahap tersebut, dukungan dari pemerintah kelurahan, aparat keamanan, serta masyarakat menjadi bagian dari ekosistem yang dapat membantu Klien beradaptasi dan menjalankan kehidupan secara bertanggung jawab.

Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Achmad Widodo, mengatakan Bapas membutuhkan dukungan berbagai pihak agar pembimbingan Klien tidak berhenti pada layanan yang diberikan di lingkungan Pemasyarakatan.

“Bapas tidak dapat bekerja sendiri, sehingga diperlukan keterlibatan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, TNI, Polri, serta masyarakat dalam memberikan dukungan terhadap Klien Pemasyarakatan,” ujar Achmad.

Menurutnya, keberadaan Kelayan Binter diarahkan untuk membangun pola kerja bersama yang dapat memberikan dukungan nyata ketika Klien kembali ke masyarakat.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini