Wali Kota Padang Bahas Master Plan Penataan Kawasan Sungai Batang Arau hingga Kota Tua Padang

×

Wali Kota Padang Bahas Master Plan Penataan Kawasan Sungai Batang Arau hingga Kota Tua Padang

Bagikan berita
Wali Kota Padang Fadly Amran Saat Bertemu Dengan Focus Architects   Urban Planner di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Minggu (25/10/2026).
Wali Kota Padang Fadly Amran Saat Bertemu Dengan Focus Architects Urban Planner di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Minggu (25/10/2026).

PADANG, Menara Info – Wali Kota Padang Fadly Amran membahas usulan master plan pengembangan dan penataan kawasan Sungai Batang Arau hingga Kota Tua Padang bersama Focus Architects Urban Planner di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Minggu (25/10/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Novalino, Camat Padang Selatan Wilman Muctar, perwakilan Bappeda dan BPKAD Kota Padang, serta Dato’ Suhaimi dari Focus Architects Urban Planner.

Dalam pertemuan itu, Focus Architects Urban Planner mempresentasikan usulan master plan yang mencakup pengembangan fasilitas wisata, maritim, perikanan, serta penataan kawasan bersejarah.

Sejumlah rencana yang dipaparkan di antaranya pembangunan jembatan penghubung kawasan pinggir pantai dengan Gunung Padang, Pasar Nelayan, Maritim Center, Marina Center, Batang Arau Night Market, fasilitas jeti, restoran makanan laut, hingga penataan kawasan Kota Tua Padang.

Fadly Amran menyambut baik usulan tersebut. Ia menegaskan, penyusunan master plan kawasan Sungai Batang Arau perlu diselaraskan dengan rencana penataan Kota Tua Padang agar kedua kawasan memiliki arah pengembangan yang terintegrasi dan narasi kawasan yang saling mendukung.

“Kami menyambut baik gagasan pengembangan dan penataan kawasan Sungai Batang Arau ini. Kami berharap master plan yang disusun dapat disinkronkan dengan rencana penataan Kota Tua Padang, sehingga arah pengembangan kedua kawasan saling terintegrasi dan memiliki narasi yang kuat,” ujar Fadly.

Menurutnya, Sungai Batang Arau memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berstandar internasional.

Keberadaan kawasan tersebut yang berkaitan dengan akses menuju Kepulauan Mentawai, salah satu destinasi selancar dunia, dinilai menjadi peluang untuk memperkuat daya tarik pariwisata Kota Padang.

“Kawasan Sungai Batang Arau ini memiliki potensi wisata untuk dunia internasional. Oleh sebab itu, kita harus bersama-sama menjadikan kawasan ini sebagai kawasan berstandar internasional,” katanya.

Selain sektor pariwisata, Fadly menyebut kawasan muara Sungai Batang Arau memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas maritim, termasuk akses kapal menuju Kepulauan Mentawai dan kegiatan pendaratan ikan.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini