Merespons Peringatan Dini BMKG, Gubernur Sumbar Minta Warga Waspadai Potensi Bencana

×

Merespons Peringatan Dini BMKG, Gubernur Sumbar Minta Warga Waspadai Potensi Bencana

Bagikan berita
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi. (humas)
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi. (humas)

Sementara, pada tanggal 7-10 November, potensi hujan meluas ke sejumlah daerah lainnya, meliputi Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Sijunjung, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Limapuluh Kota, Pasaman, Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Solok Selatan, Pasaman Barat serta sejumlah kota di Sumbar.

Selain prakiraan hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini curah hujan tinggi untuk Dasarian I periode tanggal 1-10 November 2026.

Sebagian besar Kabupaten/Kota di Sumbar masuk kategori Waspada dengan potensi curah hujan 150-200 milimeter per dasarian, sedangkan untuk kategori siaga dengan potensi curah hujan 200-300 milimeter per dasarian ada lima daerah yang diperkirakan yakni Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang dan Kota Padang.

“Sementara, belum ada daerah yang diperkirakan mengalami potensi curah hujan diatas 300 milimeter atau kategori awas. Kendati demikian kesiapsiagaan tentu perlu terus dilakukan,” ungkap Mahyeldi.

Gubernur Mahyeldi juga meminta pemerintah kabupaten dan kota bersama perangkat daerah terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi dengan BMKG dan BPBD, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan penanggulangan bencana.

Langkah antisipasi perlu dilakukan agar potensi dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Ia berharap, seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dapat membangun kewaspadaan bersama dengan terus memantau informasi resmi BMKG serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Menurutnya, kesiapsiagaan dan tindakan antisipatif merupakan bagian penting dalam mengurangi risiko dan dampak bencana. (*)

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini