Hingga 27 April 2026, sebanyak 18.510 unit huntara telah rampung dibangun dari target 20.151 unit, atau setara dengan progres 91 persen.
Wakil Ketua Satgas PRR, Suharyanto menegaskan pemerintah tidak hanya membangun huntara bagi penyintas yang sebelumnya memiliki rumah, tetapi juga bagi mereka yang sejak awal tinggal di rumah sewa.
Menurutnya, tidak sedikit penyintas yang kehilangan tempat tinggal setelah rumah sewaan mereka rusak akibat banjir.
Oleh karena itu, pemerintah turut membangun huntara bagi kelompok tersebut, seperti yang dilakukan di Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.“Di sini masyarakat dulunya tidak punya rumah dan menyewa tempat tinggal. Begitu kena banjir, rumah yang disewa hancur, mereka bingung mau ke mana,” ujar Suharyanto saat meninjau progres huntara di lokasi tersebut, Rabu (22/4/2026). (*)
Editor : Al Mangindo