Lomba Video dan Lagu Pasan Buruang merupakan hasil kolaborasi Dinas Pendidikan Sumbar bersama Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Diskominfotik Sumbar serta sejumlah pihak lainnya.
Gagasan penyelenggaraannya lahir sebagai bentuk refleksi atas bencana hidrometeorologi yang melanda Sumbar pada akhir tahun lalu sekaligus upaya menumbuhkan kepedulian lingkungan di kalangan pelajar.
Gerakan Satu Siswa Satu Pohon
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Habibul Fuadi mengatakan antusiasme peserta dalam mengikuti lomba tersebut sangat tinggi.
Sebanyak 311 peserta dari SMA dan SMK se-Sumbar mengirimkan video penampilan melalui media sosial sebagai bagian dari proses seleksi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 173 karya dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan substansi.
Selanjutnya, dewan juri menetapkan 50 semifinalis yang tampil secara langsung dengan iringan musik band sebelum akhirnya terpilih 10 finalis terbaik.“Malam ini kita menyaksikan 10 finalis terbaik, terdiri dari lima putra dan lima putri, yang telah melalui proses seleksi yang sangat ketat.”
“Selain itu, kita juga menampilkan 10 karya video terbaik hasil kreativitas siswa-siswi dari berbagai daerah di Sumatera Barat,” ungkap Habibul.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, sponsor, kepala sekolah, guru pembimbing, hingga para orang tua yang turut mendampingi peserta selama proses kompetisi.
Editor : Al Mangindo