PARIAMAN, Menara Info – RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, S.H. (RSMY) Pariaman menghadirkan inovasi BELALAI DORI (Berilah Nilai Dokter IGD).
Sebuah sistem penilaian digital yang memungkinkan pasien dan keluarga pasien memberikan penilaian terhadap pelayanan dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) melalui pemindaian QR Code.
Inovasi ini dikembangkan untuk memperkuat transparansi pelayanan sekaligus meningkatkan mutu layanan berbasis pengalaman pasien.
Direktur RSUD RSMY Pariaman, dr. Herlina Nasution, M.Kes, mengatakan BELALAI DORI menjadi sarana bagi rumah sakit untuk memperoleh masukan secara langsung dari masyarakat sehingga evaluasi pelayanan dokter dapat dilakukan lebih cepat, objektif, dan berbasis data.
Menurut. Herlina, BELALAI DORI bukan sekadar media survei kepuasan pasien, tetapi menjadi instrumen strategis dalam membangun budaya evaluasi yang objektif, transparan, dan berkelanjutan.
"Melalui masukan langsung dari pasien dan keluarga pasien, kami dapat melakukan perbaikan pelayanan secara tepat sasaran sehingga kualitas pelayanan dokter IGD terus meningkat sesuai harapan masyarakat," ujar Herlina, Selasa (21/7/2026).Ia menjelaskan, sebelum inovasi ini diterapkan, penilaian terhadap pelayanan dokter IGD masih dilakukan secara umum dan sebagian besar masukan disampaikan secara lisan.
Kondisi tersebut membuat proses evaluasi belum terdokumentasi dengan baik serta menyulitkan rumah sakit mengidentifikasi aspek pelayanan yang perlu ditingkatkan, seperti komunikasi, empati, profesionalisme, hingga penyampaian informasi medis.
Melalui BELALAI DORI, pasien cukup memindai QR Code yang tersedia di area IGD untuk mengisi formulir penilaian secara digital.
Seluruh data yang masuk kemudian direkap secara otomatis dan dapat dipantau secara real time oleh manajemen sebagai bahan monitoring, evaluasi, pembinaan tenaga medis, hingga pengambilan kebijakan peningkatan mutu pelayanan.
Editor : Veby Rikiyanto