BEKASI (17/6/2026) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, konsep Mini Campus dirancang untuk mengubah Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) lebih dari sekadar tempat pelatihan kerja.
Konsep mini campus, terang dia, akan jadikan BPVP sebagai pusat pembelajaran vokasi yang terintegrasi, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja serta mampu membangun ekosistem pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.
“Konsep Mini Campus ini, akan membuat BPVP bertransformasi jadi pusat pembelajaran vokasi yang terintegrasi, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja dan mandiri,” ujar Yassierli.
Hal itu dismpaikannya, saat membuka kegiatan Strategi dan Kick-Off Transformasi BPVP di Bekasi, Jawa Barat, Rabu.
Dengan kick off ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mempercepat transformasi BPVP di seluruh Indonesia jadi Mini Campus yang adaptif, modern, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Kemnaker memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.Menurut Yassierli, melalui konsep Mini Campus, BPVP diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran vokasi yang didukung sarana dan prasarana modern serta teknologi mutakhir.
Dengan demikian, lulusan pelatihan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga inovasi, daya saing, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
“Dengan dukungan sarana dan prasarana yang modern, BPVP akan mampu mencetak tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga inovatif, berdaya saing tinggi, dan siap diserap oleh dunia usaha maupun industri,” katanya.
Yassierli optimistis transformasi tersebut akan memperkuat peran BPVP dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan masa depan sekaligus mempercepat penyediaan tenaga kerja kompeten di berbagai sektor industri strategis.
Editor : Al Mangindo