Bakti Kemerdekaan Angkatan 45 Bagikan Kacamata Gratis untuk 150 Warga Padang

×

Bakti Kemerdekaan Angkatan 45 Bagikan Kacamata Gratis untuk 150 Warga Padang

Bagikan berita
Pemeriksaan Mata Gratis yang Dilakukan Angkatan 45 Dalam Rangka Hari Kemerdekaan RI ke-81(*)
Pemeriksaan Mata Gratis yang Dilakukan Angkatan 45 Dalam Rangka Hari Kemerdekaan RI ke-81(*)

PADANG, Menara Info — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Salah satunya melalui Bakti Kemerdekaan Angkatan 45 DHD BPK 45 Sumatera Barat yang menggelar pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi masyarakat di Gedung Joeang 45, Jalan Samudera, Kota Padang, Minggu (9/8/2026).

Sebanyak 150 warga menjadi penerima manfaat pemeriksaan mata dan kacamata gratis dalam kegiatan tersebut.

Layanan yang diberikan tidak hanya pemeriksaan mata, tetapi juga pemeriksaan kesehatan jantung, pemeriksaan laboratorium darah, serta fasilitasi aksi donor darah.

Ketua Panitia Bakti Kemerdekaan Angkatan 45 DHD BPK 45 Sumatera Barat, Fajar Rusvan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus momentum mempererat silaturahmi dan mengenalkan kembali nilai-nilai kejuangan.

“Jadi di pengabdian masyarakat ini ada pemeriksaan mata gratis, pembagian kacamata gratis, kemudian pemeriksaan kesehatan jantung, laboratorium darah, serta aksi donor darah,” ujar Fajar.

Ia menyebut seluruh layanan diberikan secara cuma-cuma.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan para sponsor yang turut berkontribusi dalam kegiatan sosial tersebut.

“Semuanya itu kita selenggarakan secara gratis. Alhamdulillah berkat bantuan para sponsor yang ingin berkontribusi aktif di dalam kegiatan ini,” katanya.

Fajar menjelaskan, layanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis terutama diprioritaskan bagi warga senior, khususnya lanjut usia.

Editor : Veby Rikiyanto
Bagikan

Berita Terkait
Terkini