Vasko menekankan, pengembangan Selaju Sampan menjadi event yang lebih besar tidak boleh menghilangkan karakter dan nilai tradisional yang selama ini menjadi identitasnya.
Sebaliknya, sejarah, tradisi, dan keterlibatan masyarakat harus menjadi kekuatan utama dalam pengemasannya sebagai atraksi pariwisata.
Ia berharap, dengan dukungan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta masyarakat, Selaju Sampan Pulai dapat berkembang menjadi salah satu event budaya yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya Sumatera Barat.
“Kita ingin tradisi ini tetap hidup, berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat. Tahun depan kita buat lebih besar, lebih ramai, tetapi tetap menjaga tradisi dan karakter aslinya,” pungkas Vasko. (*)Editor : Al Mangindo