Build Back Better! Gubernur Mahyeldi: Pemulihan Bencana Sumbar Tak Cukup Kembali ke Kondisi Awal

×

Build Back Better! Gubernur Mahyeldi: Pemulihan Bencana Sumbar Tak Cukup Kembali ke Kondisi Awal

Bagikan berita
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi jadi narasumber pada Rapat Koordinasi Teknis Tata Lingkungan Tahun di Auditorium Unand, Kamis. (humas)
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi jadi narasumber pada Rapat Koordinasi Teknis Tata Lingkungan Tahun di Auditorium Unand, Kamis. (humas)

Selain itu, seluruh kantor pemerintah provinsi didorong membangun budaya peduli lingkungan melalui kegiatan kurve setiap pagi sebelum pegawai memulai aktivitas.

Pendekatan dari Hulu hingga Hilir

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono menyampaikan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan pendekatan dari hulu hingga hilir.

Ia menjelaskan, pemerintah tengah mendorong berbagai solusi, termasuk waste-to-energy (WTE) dan Refuse Derived Fuel (RDF).

Untuk daerah dengan timbulan sampah di bawah 1.000 ton per hari, RDF dapat menjadi salah satu alternatif dengan memanfaatkan sampah sebagai bahan bakar bagi industri semen.

Ia juga menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumber karena teknologi pengolahan di hilir tidak akan optimal apabila sampah masih tercampur.

Diaz juga mengingatkan pentingnya penghentian praktik open dumping, penguatan tanggung jawab produsen melalui Extended Producer Responsibility serta peningkatan perhatian terhadap pengelolaan sampah dalam penilaian PROPER dan Adipura.

Menurutnya, target pengelolaan sampah secara menyeluruh membutuhkan perubahan perilaku masyarakat sekaligus komitmen pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa Sumatera Barat harus dipandang sebagai satu kesatuan ekologis.

Lingkungan tidak mengenal batas administrasi, sehingga pengelolaan hulu, tengah dan hilir harus dilakukan secara terpadu.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini