Gubernur Sumbar Ajak Kader PKK Jadi Garda Terdepan Atasi Sampah dan Ketahanan Pangan

×

Gubernur Sumbar Ajak Kader PKK Jadi Garda Terdepan Atasi Sampah dan Ketahanan Pangan

Bagikan berita
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi membuka Jambore PKK tahun 2026 didampingi Ketua PKK Harnely Mahyeldi, Ketua BKOW, Dianita Maulin Vasko, Ketua DWP, Arymbi Arry Yuswandi, Walikota Bukittingi, M Ramlan Nurmantias dan jajaran, Rabu. (humas)
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi membuka Jambore PKK tahun 2026 didampingi Ketua PKK Harnely Mahyeldi, Ketua BKOW, Dianita Maulin Vasko, Ketua DWP, Arymbi Arry Yuswandi, Walikota Bukittingi, M Ramlan Nurmantias dan jajaran, Rabu. (humas)

Salah satu yang menjadi perhatian adalah penguatan ketahanan pangan keluarga. Mahyeldi mendorong kader PKK untuk menjadi penggerak pemanfaatan potensi pangan di lingkungan masing-masing, termasuk memperkuat kelompok-kelompok yang dikelola PKK di tingkat nagari dan kelurahan.

Selain ketahanan pangan, Gubernur juga menyoroti persoalan lingkungan, khususnya pengurangan sampah. Menurutnya, upaya tersebut harus dimulai dari lingkungan terkecil, terutama rumah tangga, dan membutuhkan keterlibatan aktif kader PKK dan Dasawisma.

“Tidak ada pilihan bagi kita sekarang selain bagaimana mengurangi sampah dari rumah dan dari kantor. Kader-kader PKK dan Dasawisma barangkali akan bisa berperan untuk itu,” ujar Mahyeldi.

Ia mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar yang telah menerbitkan buku 101 Cara Penanggulangan Sampah. Buku tersebut diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi kader PKK dan Dasawisma dalam mengembangkan berbagai upaya sederhana dan praktis untuk mengurangi serta mengelola sampah di lingkungan masing-masing.

Lebih jauh, Mahyeldi menegaskan bahwa penguatan keluarga merupakan bagian penting dari pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Keluarga yang kuat, sehat, dan memiliki ketahanan sosial diyakini akan menjadi fondasi dalam mencegah dan meminimalisasi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Kalau masing-masing kita, pengurus PKK sampai kepada kelompok Dasawisma betul-betul menjalankan 10 Program Pokok PKK, kita yakin hal-hal yang terjadi pada saat ini, apakah itu narkoba, pergaulan bebas, LGBT yang ada di daerah kita, kita bisa meminimalisir,” katanya.

Gubernur mengingatkan agar penguatan karakter keluarga senantiasa berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Minangkabau.

“Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, syarak mangato adat mamakai,” tuturnya.

Indonesia Emas 2045

Ketua TP PKK Sumbar, Harneli Mahyeldi mengatakan HKG PKK ke-54 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh jajaran PKK dalam mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK sekaligus mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini