Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil masyarakat yang memiliki peran besar dalam membentuk kualitas dan karakter bangsa.
“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” ujar Harneli.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyerahkan Piagam Penghargaan Adhi Bhakti Utama dari Ketua Umum TP PKK kepada Erma Yunita, atas karya bakti dan pengabdiannya selama 25 tahun atau lebih secara terus-menerus sebagai kader/pengurus TP PKK di Provinsi Sumbar.
Jambore yang berlangsung pada 1-3 September 2026 tersebut juga diisi penandatanganan MoU TP PKK dengan BNNP Sumbar, pemberian bantuan kepada 100 kader PKK dan masyarakat kurang mampu melalui kerja sama dengan BAZNAS Sumbar, serta berbagai lomba dan kegiatan peningkatan kapasitas kader.Melalui Jambore dan HKG PKK ke-54 ini, Mahyeldi berharap gerakan PKK semakin kuat, inovatif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat.
“Mari kita perkuat sinergi dan kolaborasi, sehingga 10 Program Pokok PKK benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berkualitas,” pungkasnya. (*)
Editor : Al Mangindo