Puan Maharani Peringatkan Pemerintah! Kesiapan Obat dan IGD Harus Jadi Prioritas Hadapi Influenza A

×

Puan Maharani Peringatkan Pemerintah! Kesiapan Obat dan IGD Harus Jadi Prioritas Hadapi Influenza A

Bagikan berita
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (humas)
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (humas)

JAKARTA (18/9/2026) - Ketua DPR RI, Puan Maharani mendorong Pemerintah untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai penyebaran virus Influenza A demi mencegah keresahan di tengah masyarakat.

“Masyarakat membutuhkan informasi yang dapat dipercaya mengenai tingkat penyebaran, kelompok yang perlu mendapat perhatian, serta langkah yang harus dilakukan apabila anggota keluarga mengalami gejala,” tutur Puan dalam keterangan persnya, Kamis (17/9/2026).

Hal itu disampaikannya, merespon peningkatan kasus virus Influenza A di Indonesia yang tercatat meningkat pada awal September 2026, meski Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan statusnya masih berada di tingkat rendah dan terkendali.

Walaupun begitu, Puan tetap mengimbau masyarakat untuk menerapkan kembali protokol kesehatan (Prokes).

“Pemerintah perlu memberikan penjelasan komprehensif mengenai laporan peningkatan kasus Influenza A di Indonesia. Apalagi dilaporkan terjadi kepadatan IGD rumah sakit di sejumlah daerah akibat peningkatan kasus Influenza A ini,” kata Puan.

Adapun Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui ada kenaikan kasus Influenza A beberapa waktu terakhir. Namun ia memastikan situasi masih terkendali dan menyebut kenaikan Influenza terjadi secara musiman.

Dalam sepekan terakhir, banyak warga di media sosial mengeluhkan anaknya demam tinggi hingga membuat instalasi gawat darurat (IGD) penuh dan kesulitan memperoleh layanan perawatan anak. Hal ini seperti terjadi di Bandung dan Surabaya.

Meski demikian, data surveilans sentinel Influenza-Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) Kemenkes menunjukkan aktivitas influenza secara nasional pada minggu ke-34 atau periode hingga 5 September 2026 berada pada level rendah.

Lebih lanjut, Puan mendorong dilakukannya penguatan infrastruktur kesehatan. Khususnya di wilayah-wilayah yang terdeteksi terjadi penyebaran Influenza A cukup tinggi.

“Pemerintah harus hadir dengan informasi yang jelas, perlindungan yang mudah dijangkau, dan jaminan bahwa pertolongan tersedia ketika dibutuhkan. Termasuk ketersediaan layanan di IGD,” jelas Puan.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini