Sementara itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Sumatera Barat Bambang Santoso mengatakan, kehadiran PLN melalui program TJSL merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap KUBE Mego.Id ini dapat terus tumbuh menjadi usaha yang produktif, mandiri, dan memberikan dampak bagi masyarakat di Kelurahan Pisang. Kami juga berharap dukungan agar program ini terus berlanjut, dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat banyak,” ujarnya.
Ketua Kelompok Mego.Id Arif Abdul Putra menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Padang dan PLN Sumbar terhadap pengembangan usaha pertanian yang dikelolanya.
Ia mengatakan, sebelum mendapat dukungan PLN, pembangunan green house dilakukan secara swadaya melalui iuran anggota kelompok.
“Sebelumnya, kami secara swadaya bersama teman-teman membangun green house menggunakan dana iuran anggota. Setelah itu, kami bermitra dengan PT PLN dan Alhamdulillah mendapat dukungan untuk pembangunan green house,” kata Arif.
Menurut Arif, dukungan PLN tidak hanya membantu pembangunan sarana, tetapi juga turut mendukung pengembangan produksi dan distribusi hasil pertanian Mego.Id.
Ia menyebutkan, sebelumnya kelompok tersebut hanya mampu melakukan panen setiap tiga bulan dengan hasil sekitar 300 kilogram.Setelah pengembangan dilakukan, kapasitas produksi meningkat menjadi sekitar 1,1 ton setiap bulan.
“Untuk luas lahan secara keseluruhan sekitar 9.000 meter persegi. Alhamdulillah, hampir 50 persen dari lahan tersebut sudah menggunakan sistem hidroponik. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang dan PLN Sumbar yang terus mendukung kelompok usaha pertanian yang kami miliki,” ujarnya.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani, Camat Pauh Yandry, perwakilan Dinas Sosial, pengurus PKK dan Majelis Taklim, serta jajaran PLN UP3 Padang.(*)
Editor : Veby Rikiyanto