Erick juga menyampaikan apresiasi kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), pelatih, ofisial, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan atlet.
Menurut dia, prestasi Desak merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan melalui kerja sama antara atlet, pelatih, federasi, pemerintah, serta pihak-pihak yang mendukung olahraga prestasi Indonesia.
“Terima kasih kepada FPTI, para pelatih, ofisial dan seluruh tim yang terus mengawal perjuangan atlet. Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang dapat menghasilkan atlet yang mampu berprestasi di panggung Asia bahkan dunia,” ujar Erick.
Meski target empat medali emas telah terpenuhi, Erick menegaskan perjuangan kontingen Indonesia belum berakhir.
Sejumlah cabang olahraga dan nomor pertandingan masih berpeluang menambah perolehan medali Indonesia hingga Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir.Salah satunya adalah cabang sport climbing nomor men's speed yang masih akan diikuti atlet Indonesia.
“Target empat emas sudah terpenuhi, tentu kita syukuri bersama. Tetapi perjuangan belum selesai. Masih ada peluang untuk menambah emas. Kita akan terus memberikan dukungan dan mengawal perjuangan para atlet sampai pertandingan terakhir. Semoga Merah Putih masih dapat berkibar dan Indonesia Raya kembali berkumandang di Nagoya,” kata Erick.(*)
Editor : Veby Rikiyanto