Saat ini, pihak perusahaan tengah mengurus perizinan serta mempersiapkan kantor dan lokasi operasional di Kota Padang.
Peluncuran resmi layanan Green SM direncanakan berlangsung pada awal November 2026.
“Saat ini, mereka tengah mengurus perizinan serta menyiapkan kantor dan lokasi operasional di Kota Padang. Peluncuran resmi layanan Green SM direncanakan berlangsung pada awal November 2026,” kata Fauzan.
Selain pengadaan armada taksi listrik, investasi tersebut juga mencakup pengembangan infrastruktur pengisian daya.
Fauzan menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 30 stasiun pengisian daya atau charging station yang tersebar di Kota Padang.
Jumlah tersebut direncanakan meningkat hingga dua kali lipat dengan pendanaan dari pihak perusahaan.
“Dengan adanya penambahan armada taksi listrik, jumlah charging station di Kota Padang direncanakan bertambah hingga dua kali lipat yang akan didanai oleh pihak perusahaan. Sementara kita akan membantu memfasilitasi penentuan lokasi yang strategis,” ungkapnya.Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Yudi Indra Sani mengatakan, penggunaan kendaraan listrik sebagai angkutan umum merupakan hal baru bagi Kota Padang.
Karena itu, diperlukan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, termasuk peralatan untuk pengujian kendaraan listrik.
Menurut Yudi, saat ini Dinas Perhubungan Kota Padang belum memiliki peralatan khusus untuk melakukan pengujian kendaraan listrik.
Editor : Veby Rikiyanto