Dukung Akses Teluk Tapang, Pembangunan Jalan Tujuh Kilometer Dimulai Tahun 2027

×

Dukung Akses Teluk Tapang, Pembangunan Jalan Tujuh Kilometer Dimulai Tahun 2027

Bagikan berita
Gubernur Sumbar, Mahyeldi berikan keterangan pers disela peninjauan pekerjaan infrastruktur darat Pelabuhan Teluk Tapang di Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (5/11/2026). (humas)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi berikan keterangan pers disela peninjauan pekerjaan infrastruktur darat Pelabuhan Teluk Tapang di Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (5/11/2026). (humas)

PASAMAN BARAT (8/11/2026) - Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan, pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang terus berjalan secara bertahap.

Salah satu tahapan yang telah diselesaikan adalah pembangunan fasilitas sisi darat atau bidang jalan penampungan dengan nilai anggaran Rp83,75 miliar.

“Alhamdulillah, tahap demi tahap pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang terus diselesaikan. Hari ini kita meninjau pembangunan sisi darat yang telah selesai dilaksanakan dengan nilai Rp83,75 miliar,” kata Mahyeldi saat meninjau kawasan pelabuhan tersebut, Kamis (5/11/2026).

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menargetkan Pelabuhan Teluk Tapang di Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, mulai beroperasi pada 2028.

Kehadiran pelabuhan tersebut diproyeksikan jadi pintu masuk investasi sekaligus pusat logistik dan pengembangan industri hilirisasi di wilayah pantai barat Sumatera.

Ia menjelaskan, tahapan pembangunan selanjutnya pada 2027 akan difokuskan pada pembangunan perkantoran dan fasilitas pendukung lainnya melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Termasuk pembangunan jalan sepanjang 7 Km untuk mendukung aksesibilitas kawasan pelabuhan.

Menurut Mahyeldi, Pelabuhan Teluk Tapang memiliki posisi strategis untuk dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis industri hilirisasi.

Kawasan ini direncanakan menjadi lokasi pengembangan industri strategis, seperti industri biodiesel berbasis minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

“Sumatera Barat memiliki posisi strategis di pantai barat Sumatera. Pengembangan Teluk Tapang akan menjadi pintu masuk investasi sekaligus pusat logistik dan industri yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam daerah,” ujarnya.

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini