Limapuluh Kota — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan tim ahli dari Badan Geologi Bandung untuk mengkaji fenomena sinkhole yang muncul di kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Tim Badan Geologi tiba di lokasi pada Kamis pagi (8/1/2026), didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota Ardiman, serta anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky.
Kedatangan tim yang terdiri dari Riyan Nur dan Taufik Wirabuana tersebut disambut Camat Situjuah Limo Nagari I.L. Yandri, Kapolsek Situjuah AKP Hendra, Danpos TNI Peltu Wahidi, Wali Nagari Situjuah Batua Emil Nofri Ihsan, serta Kepala Jorong Tepi, Salmi.
“Kami baru tiba dan fokus pada pengambilan data serta pemeriksaan awal terkait fenomena sinkhole di lokasi ini,” ujar Taufik Wirabuana di sela peninjauan.
Ia menjelaskan, kajian lapangan akan dilakukan selama dua hari ke depan. Namun, penelitian tersebut masih bersifat kajian cepat untuk memahami karakteristik awal fenomena yang terjadi.
“Rencananya sampai Sabtu dan Minggu. Kami belum melakukan kajian mendalam, masih tahap pemeriksaan awal untuk menjawab fenomena apa yang sebenarnya terjadi. Kita lihat kondisi tanah dan airnya seperti apa, karena karakter sinkhole di sini tentu berbeda dengan yang ada di Jawa,” jelasnya.Taufik juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada isu-isu yang berkembang, terutama klaim yang menyebut air dari lubang sinkhole memiliki khasiat pengobatan.
“Kami melihat di media sosial ada masyarakat bahkan pengunjung dari luar daerah yang mengambil air dari dalam sinkhole untuk obat. Kami imbau jangan terpengaruh isu yang tidak berdasar. Selama belum ada bukti ilmiah, jangan dipercaya,” tegasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, menyampaikan apresiasi kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, atas respons cepat terhadap permohonan pemerintah daerah dan pemerintah nagari.
“Terima kasih kepada Menteri ESDM dan Plt Kepala Badan Geologi yang telah merespons cepat surat dari Pemda, camat, dan pemerintah nagari dengan menurunkan tim ahli ke lokasi. Ini penting agar masyarakat tidak cemas dan tidak muncul spekulasi liar,” ujarnya.
Editor : Rionaldo