Antoni, S.Pd., M.Pd.T. Resmi Nahkodai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lima Puluh Kota

×

Antoni, S.Pd., M.Pd.T. Resmi Nahkodai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lima Puluh Kota

Bagikan berita
Sertijab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lima Puluh Kota
Sertijab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lima Puluh Kota

Menarinfo, Lima Puluh Kota — Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (29/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Sarilamak tersebut menjadi penanda resmi peralihan kepemimpinan dari pejabat lama kepada pejabat baru.

null
null

Dalam sertijab itu, jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi diserahkan dari Alfian, S.STP., M.Si. kepada Antoni, S.Pd., M.Pd.T. yang kini menjabat dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c). Penandatanganan berita acara sertijab sekaligus menegaskan beralihnya kewenangan, tugas, dan tanggung jawab kedinasan kepada pejabat baru.

Acara sertijab dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat dan pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota. Suasana berlangsung khidmat namun tetap hangat, menandai momen penting dalam perjalanan kepemimpinan organisasi perangkat daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Alfian, S.STP., M.Si. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan serta kerja sama seluruh pegawai selama masa kepemimpinannya. Ia juga memperkenalkan jajaran pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan serta memaparkan secara umum sejumlah program yang tengah berjalan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu fokus perhatian.

Sementara itu, Antoni, S.Pd., M.Pd.T. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi pejabat lama selama memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ia berharap seluruh pejabat dan pegawai dapat bekerja sama serta memberikan dukungan dalam proses adaptasi dirinya menjalankan amanah dan tanggung jawab baru.

dinas pendidikan Lima puluh kota
dinas pendidikan Lima puluh kota

“Keberhasilan pembangunan pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja kolektif dan sinergi seluruh jajaran,” ujarnya.

Editor : Yopi Herdiansyah
Bagikan

Berita Terkait
Terkini