Limapuluh Kota -- Bertempat di hotel Mangkuto Syariah Payakumbuh, pada hari Minggu (11/1) DPD PKS kabupaten 50 kota mengadakan program tahunan yakni rapat kerja daerah 2026.
Kegiatan yang dihadiri oleh unsur dewan pimpinan tingkat daerah diantaranya Ketua majelis pertimbangan daerah PKS, Ahlul Badrito Resha, S.H., M.M., ketua dewan etik daerah H. M. Fadhlil Abrar, Lc., dan David Fery Andrio, S.Pt., sebagai Ketua beserta seluruh Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Lima Puluh Kota.
Dalam kegiatan tersebut juga dirangkai dengan kegiatan musyawarah cabang dalam rangka mengukuhkan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS se- kabupaten 50 kota. Struktur Organisasi setingkat Ketua, Sekretaris dan Bendahara di 13 Kecamatan dikukuhkan dengan pembacaan Ikrar dihadapan para kader PKS.
Ketua DPD PKS menyampaikan bahwa DPC adalah ujung tombak PKS di lapangan. "Suadara-saudara adalah ukung tombak pemenangan PKS di lapangan. Kemenangan kita tidak akan pernah terwujud tanpa perjuangan saudara semua." Ungkap David dengan penuh semangat.Sementara itu, Ketua MPD PKS yang juga Wakil Bupati Limapuluh Kota didampingi Ketua DED PKS yang juga Wakil Ketua DPRD kabupaten Limapuluh Kota, menyampaikan tentang komitmen bersama dan rambu-rambu dalam menjalankan roda kepemimpinan PKS. "Partai kita adalah Partai Kader, maka dibawah komando Ketua DPD, semua kader PKS harus solid dan kompak. Setelah kita memenangkan Pileg dan Pilkada, maka tugas kader adalah mengawal dan mengisi kemenangan itu." Ucap Wabup Rito dalam sambutannya.
Kegiatan Rakerda PKS Kabupaten Limapuluh Kota terasa lebih istimewa dengan dihadiri Pimpinan PKS Sumatera Barat. Diantaranya langsung dihadiri Ketua DPW PKS, H. Ulyadi, Lc., M.A. dan Bendahara DPW PKS, H. M. Ridwan, S.I.P , M.Si. serta perwakilan MPW dan DSW PKS Sumbar.
Pada akhir acara, agenda ditutup dengan Taushiyah oleh salah seorang Tokoh Nasional sekaligus Pendiri PKS, Ustadz Drs. Chairul Anwar, Apt., yang semakin membuncahkan semangat bagi kader PKS untuk menjadi lokomotif pemenangan PKS bukan hanya di Sumatera Barat, namun juga di Indonesia.
Editor : Rionaldo