PADANG (8/6/2026) - Yofialdi terpilih secara aklamasi dalam arena Musyawarah Provinsi (Musprov) I Cabang Olahraga (Cabor) Squash Sumatera Barat di Padang, Senin.
Delapan pengurus cabang sepakat mengamanahkan kursi ketua periode 2026-2031, menggantikan pejabat ketua pengurus provinsi (Pengprov) sebelumnya, Nela Abdika Zamri yang merupakan anggota DPRD Sumbar 2024-2029.
“Terima kasih atas kepercayaan pengurus kabupaten dan kota Squash se-Sumatera Barat. Dalam periode kepengurusan ini nanti, semoga saja kita bisa melahirkan atlet muda yang mampu mengharumkan nama Sumatera Barat dan Indonesia di berbagai ajang perlombaan,” ungkap Yofialdi usai terpilih.
Menurut Yofialdi, Cabor squash memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, membutuhkan dukungan yang kuat dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, KONI, dunia pendidikan, hingga sektor swasta.
“Potensi atlet kita tidak kalah. Yang dibutuhkan adalah kesempatan, pembinaan yang berkelanjutan, dan kompetisi yang rutin,” ungkap Yofialdi.
“Arena Musprov ini, nantinya akan jadi pintu masuk untuk menyusun langkah-langkah strategis agar squash semakin dikenal dan diminati masyarakat,” katanya.Dikesempatan itu, Yofialdi mengajak berbagai elemen masyarakat, perguruan tinggi hingga komunitas pecinta Squash, untuk ikut bergabung dan membesarkan organisasi ini di Sumatera Barat.
“Squash Sumatera Barat ini memerlukan semangat kebersamaan. Kita akan jadikan organisasi ini rumah besar yang mampu menampung seluruh gagasan dan potensi untuk kemajuan olahraga squash,” terangnya.
Pada sesi seremonial pembukaan Musprov I Squash Sumbar, Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus sempat mengungkap keberhasilan pengurus, mengirimkan 4 orang atlet squash berlaga di ajang PON XVIII di Pekanbaru, Riau.
Selain itu, Hamdanus juga menyorot Cabor Squash, yang tidak seberuntung Cabor lain, telah memiliki sarana dan prasarana lengkap untuk pembinaan atletnya.
Editor : Veby Rikiyanto