Dari Mikro ke Menengah - PNM Sumbar Dorong UMKM Tak Sekadar Bertahan Tapi Bertumbuh

×

Dari Mikro ke Menengah - PNM Sumbar Dorong UMKM Tak Sekadar Bertahan Tapi Bertumbuh

Bagikan berita
Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi produk UMKM dari berbagai daerah di Sumbar, pada agenda Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 di Convention Hall Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sabtu. (humas)
Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi produk UMKM dari berbagai daerah di Sumbar, pada agenda Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 di Convention Hall Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sabtu. (humas)

“PNM sudah memberikan modal, membina, dan mendampingi. Sekarang tugas kita memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya agar usaha mikro dapat berkembang menjadi usaha kecil, lalu tumbuh menjadi usaha menengah yang lebih kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Ekonomi, Deni Prihatno yang hadir mewakili Bupati Solok menegaskan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang terbukti mampu bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Menurutnya, kegiatan PKU menjadi sarana penting untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, mulai dari penguatan manajemen usaha, legalitas, pemasaran, hingga perluasan jaringan bisnis.

“Pelatihan seperti ini bukan hanya menambah ilmu dan wawasan, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan produk, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing,” katanya.

Tak Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh

Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PT PNM, Husein menjelaskan bahwa PKU merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendorong pelaku usaha mikro dan ultra mikro tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan naik kelas secara berkelanjutan.

Ia mengungkapkan, secara nasional PNM saat ini memiliki 12,6 juta nasabah aktif dan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp387 triliun kepada 22 juta pelaku usaha mikro dan ultra mikro dalam lima tahun terakhir.

Khusus di Sumbar, PNM memiliki 102 unit layanan Mekar dan 14 kantor ULaMM dengan total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp12,6 triliun.

“Tahun 2026 menjadi momentum akselerasi bagi PNM di Sumbar. Kami menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp2 triliun serta pelaksanaan 986 kegiatan pelatihan dan pendampingan lanjutan bagi sekitar 39 ribu nasabah,” ungkap Husein.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan, jajaran PT Permodalan Nasional Madani, Bank Rakyat Indonesia Regional Padang, unsur Forkopimda Kabupaten Solok, serta para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Sumbar. (*)

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini