"Untuk operasional dan pemeliharaan, pekerjaan fisiknya sudah mulai kita laksanakan sejak DPA pergeseran ditandatangani. Pengerjaannya dilakukan di daerah terdampak bencana seperti Lubuk Minturun, Guo, Gunung Nago, dan daerah lain yang terdampak galodo tahun lalu," jelasnya.
Pemulihan jaringan irigasi ini diharapkan mampu mempercepat normalisasi pasokan air ke areal persawahan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan produksi pertanian di Kota Padang.(*)Baca juga: Jadwal Final Porprov XVI Sumbar 2026 Ditetapkan, Mahyeldi Minta Dukungan Penuh Semua Daerah
Editor : Veby Rikiyanto