JAKARTA (21/6/2026) - Kepala Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Irjen Wahyu Bintono Hari Bawono mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Pemkab Agam dalam mencari solusi penyediaan lahan hunian tetap (Huntap).
Ia menilai, Pemkab Agam jadi salah satu daerah yang proaktif dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan teknis di lapangan.
Wahyu menjelaskan, pembangunan Huntap terpusat akan memberikan manfaat yang lebih besar karena dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
Selain rumah, pembangunan juga akan dilakukan secara paralel dengan penyediaan prasarana, sarana dan utilitas umum, sehingga kawasan permukiman dapat segera difungsikan.
“Semakin cepat pembangunan Huntap dilaksanakan maka semakin efisien penggunaan anggaran negara karena dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap Huntara,” kata Wahyu dalam rapat koordinasi secara hibrida dengan Pemkab Agam, Jumat.
Dari sisi legalitas lahan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya, untuk mendukung percepatan pembangunan Huntap.Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah Direktorat Jenderal PHPT Kementerian ATR/BPN, Suwito mengatakan, proses penataan lahan harus tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Menteri ATR/Kepala BPN, Pak Nusron Wahid, memiliki komitmen untuk mendukung dan mempercepat pembangunan Huntap,” tegas Suwito.
Saat ini, terang dia, proses Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) masih berlangsung sebagai dasar penetapan legalitas pemanfaatan lahan.
Seluruh pihak, tambahnya, juga sepakat untuk segera melaksanakan pemasangan patok di lapangan, dilanjutkan dengan sosialisasi pada masyarakat serta penguatan komunikasi dengan masyarakat adat dan pihak yang menguasai lahan.
Editor : Al Mangindo