El Nino Kuat 75 Persen Ancam Indonesia, Wakil Ketua Komisi IV DPR: Jangan Biarkan Karhutla Jadi Ritual Tahunan

×

El Nino Kuat 75 Persen Ancam Indonesia, Wakil Ketua Komisi IV DPR: Jangan Biarkan Karhutla Jadi Ritual Tahunan

Bagikan berita
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. (humas)
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. (humas)

“Kementrian Kehutanan, harus mampu merancang langkah antisipatif sehingga duka di tahun kemarin, kehilangan nyawa personel Manggala Agni termasuk TNI dan Polri --yang menunaikan tugas negara memadamkan Karhutla--, tidak berulang lagi,” tambah Alex yang juga Ketua Panja Alih Fungsi Lahan Komisi IV DPR RI.

Ditegaskan Alex, perangkat perlindungan diri petugas yang diterjunkan memadamkan Karhulta, seringkali hanya seadanya. Kemudian, lokasi Karhutla yang ditengah rimba belantara, juga tantangan yang tidak sederhana.

"Sepantasnya, kita merencang rencana lebih komprehensif sehingga bisa menutup celah munculnya korban jiwa,” tambah Alex yang juga Ketua PDIP Sumatera Barat itu.

Kawal Ketahanan Pangan

Alex juga meminta Kementrian Pertanian, mendorong kepala daerah di semua tingkatan, menyusun langkah antisipatif sesuai kearifan lokal masing-masing daerah.

Yang paling paham karakteristik daerah, tegas Alex, tentu saja para pemimpinnya. Karena itu, Kementrian Pertanian, harus terbuka dengan masukan daerah dalam menjawab tantangan El Nino yang disertai kemarau.

"Di antara kearifan lokal yang diharapkan itu, tentang upaya menjaga ketersediaan air dan melindungi sektor pertanian dalam kerangka mempertahankan swasembada beras,” tegas Alex yang juga Ketua Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV DPR RI.

Diketahui, BMKG telah memproyeksikan peluang terjadinya El Nino di Indonesia mencapai kategori sangat kuat hingga 75 persen dan diperkirakan bertahan hingga Oktober 2026.

El Niño adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut di atas kondisi normal yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur.

Fenomena ini kemudian memicu penurunan curah hujan, udara yang lebih kering dan kemarau yang lebih panjang di sebagian besar wilayah Indonesia. (*)

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini