Selain kawasan goa, Fadly juga melihat potensi panorama alam di sekitarnya untuk mendukung aktivitas wisata.
Sejumlah pondok dan saung yang tersedia dapat dimanfaatkan pengunjung untuk berbagai kegiatan sekaligus menikmati suasana alam.
“Mudah-mudahan Goa Kelelawar melalui Pokdarwis-nya dapat terus mempertahankan keindahan alam yang luar biasa. Hal ini sejalan dengan Program Unggulan kita, yaitu Jelajah Padang, yang berfokus pada pengembangan wisata,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza mengatakan, pembenahan kawasan Goa Kelelawar Padayo bersama PT Semen Padang dan pemangku kepentingan terkait telah mulai dilakukan sejak 2025.
Pembenahan tersebut meliputi pemasangan lampu penerangan, pembangunan jalan dan jembatan, serta penyediaan sejumlah sarana pendukung untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Ke depan, Pemko Padang juga akan melakukan penataan lebih lanjut di dalam kawasan goa.
Di antaranya pembenahan jalur, pemasangan petunjuk arah dan CCTV, serta pengembangan wisata minat khusus seperti panjat tebing.“Kita akan membenahi jalur di dalam kawasan goa. Selain itu, kawasan ini juga akan kita kembangkan untuk wisata minat khusus, seperti panjat tebing. Kemudian juga akan dilakukan penataan saung, petunjuk arah, dan pemasangan CCTV. Di luar kawasan, direncanakan pembangunan camping ground,” jelas Yenni.
Tak hanya fasilitas wisata, Pemko Padang juga tengah menyiapkan akses baru menuju Goa Kelelawar Padayo.
Jalan tersebut nantinya diharapkan menjadi akses utama menuju kawasan wisata sehingga pengunjung tidak lagi harus melalui kawasan PT Semen Padang.
Editor : Veby Rikiyanto