Mahyeldi Buka Pelatihan AI Ready ASEAN di UNP: Kuasai Teknologi, Jangan Sampai Teknologi Menguasai Kita

×

Mahyeldi Buka Pelatihan AI Ready ASEAN di UNP: Kuasai Teknologi, Jangan Sampai Teknologi Menguasai Kita

Bagikan berita
Gubernur Sumbar, Mahyeldi foto bersama usai membuka Pelatihan Literasi AI Program AI Ready ASEAN di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis. (humas)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi foto bersama usai membuka Pelatihan Literasi AI Program AI Ready ASEAN di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis. (humas)

Karena itu, pemanfaatan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan kejujuran, akhlak, dan karakter generasi muda.

“Generasi muda adalah penentu masa depan bangsa. Kuasai teknologi, tetapi jangan kehilangan karakter, kejujuran, dan akhlak. Jangan sampai teknologi menguasai kita; kitalah yang harus mengendalikan dan memanfaatkannya untuk kebaikan,” katanya.

Head of Programme ASEAN Foundation, Ilan Asqolani menjelaskan Program AI Ready ASEAN yang didukung Google.org diarahkan untuk memperkuat kesiapan masyarakat ASEAN dalam menggunakan AI secara kritis, etis dan bertanggungjawab.

Hingga kini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 8,6 juta penerima manfaat di 10 negara ASEAN.

Khusus di Indonesia, AI Ready ASEAN telah menjangkau lebih dari 5,4 juta penerima manfaat, melampaui target awal sekitar 2,7 juta orang.

Ilan menegaskan, program tersebut tidak sekadar mendorong masyarakat menjadi pengguna AI, tetapi juga membangun kemampuan untuk memahami, mempertanyakan, serta mengenali risiko dan keterbatasan teknologi.

Diikuti Waka Kurikulum

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Mahyan melaporkan pelatihan diikuti seluruh kepala SMA/SMK se-Sumbar beserta wakil kepala sekolah bidang kurikulum.

Sebanyak 1.000 siswa SMA/SMK dari Kota Padang hadir secara langsung, sementara peserta dari daerah lainnya mengikuti kegiatan secara daring.

“Kami berharap pelatihan ini mendorong guru melahirkan inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran, sekaligus memahami etika dalam pemanfaatan AI,” ujar Mahyan. (*)

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini