Menurut Tito, Sumatera memiliki modal besar untuk memperkuat daya saing kawasan, mulai dari jumlah penduduk yang besar dan didominasi usia produktif, sumber daya alam, hingga berbagai komoditas unggulan seperti karet, minyak dan gas bumi, emas, serta produk pertanian dan perkebunan.
Potensi tersebut semakin strategis karena posisi geografis Sumatera yang berdekatan dengan Malaysia dan Thailand. Kondisi ini membuka peluang lebih besar untuk memperkuat perdagangan, investasi, konektivitas, pariwisata, serta berbagai bentuk kerja sama ekonomi lainnya.
Baca juga: Airlangga: 2,7 Juta Talenta Digital Dibutuhkan 2030, Ini Peluang Emas bagi Peserta Vokasi
“Pertanyaannya adalah bagaimana kita mewujudkannya? Bagaimana kita mengubah visi menjadi kenyataan? Inilah persoalan yang sebenarnya,” ujar Tito
Tito berharap para gubernur, wakil gubernur, dan pemimpin daerah dari ketiga negara dapat memanfaatkan forum IMT-GT untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, sehingga kerja sama regional tersebut semakin dekat dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat. (*)Editor : Al Mangindo