PADANG (13/9/2026) - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Barat, Arry Yuswandi menegaskan, Pemprov siap turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendekatan persuasif pada masyarakat dan ninik mamak yang terdampak pembangunan.
Menurutnya, komunikasi secara langsung dan dialog dari hati ke hati penting dilakukan agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai harapan bersama.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap turun langsung ke lapangan, melakukan pendekatan secara persuasif dan berdialog dengan masyarakat serta ninik mamak yang terdampak,” ujar Arry.
Hal itu disampaikannya, dalam Rapat Pembahasan Persiapan dan Percepatan Pembangunan Tol Pekanbaru-Padang ruas Bukittinggi-Sicincin di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Jati, Kota Padang, Kamis (10/9/2026).
Dikesempatan itu, Arry menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menyatakan kesiapan untuk mengawal dan mendukung percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bukittinggi–Sicincin, termasuk memastikan proses sosialisasi dan pembebasan lahan berjalan lancar dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat terdampak.
Ia menegaskan, Pemprov Sumbar juga memberikan dukungan penuh terhadap langkah percepatan pembangunan, mulai dari proses sosialisasi, pembebasan lahan hingga penetapan lokasi (Penlok).Seluruh tahapan tersebut diharapkan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan dinamika sosial yang merugikan masyarakat.
“Prinsipnya kita mendukung percepatan. Namun, prosesnya harus kita kawal bersama agar berjalan baik dan kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatiani,” katanya.
Exit Tol dan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi Bergeser
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade menyampaikan, perencanaan trase dan exit Tol Pekanbaru–Padang untuk ruas Bukittinggi–Sicincin telah disepakati.
Editor : Al Mangindo