Baca juga: Sosialisasi Pendidikan Pemilih di Painan, Wagub Vasko: Memilih Itu Harus Paham Konsekuensi
Ia menyebut, Pemerintah Kota Padang terus mendorong pengembangan urban farming dan telah bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat dalam penyediaan bantuan bibit bagi masyarakat. Menurut Maigus, pemanfaatan lahan pekarangan dapat menjadi langkah sederhana yang berdampak langsung terhadap ketahanan pangan keluarga. Masyarakat tidak hanya menerima dukungan pangan, tetapi juga didorong untuk mampu menghasilkan sebagian kebutuhan pangannya secara mandiri.
Editor : Veby Rikiyanto
Wawako Padang Dorong Bantuan Pangan BULOG Jadi Penguat Ketahanan Pangan Keluarga
| 60 klik
PADANG, Menara Info— Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendorong penyaluran bantuan pangan dari Perum BULOG tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga menjadi penguat upaya ketahanan pangan keluarga di Kota Padang. Hal itu disampaikan Maigus saat mendampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menghadiri penyaluran bantuan pangan Perum BULOG Wilayah Sumatera Barat di Kantor Lurah Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (13/9/2026) Maigus menyampaikan apresiasi kepada Perum BULOG dan DPR RI yang terus memberikan perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Menurutnya, bantuan beras yang diterima masyarakat diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari, terutama bagi keluarga penerima manfaat. "Semoga bantuan yang diterima masyarakat ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Kami juga berharap dukungan dan pengawasan dari Perum BULOG bersama DPR RI agar program ini dapat terus berjalan dengan baik dan tepat sasaran," ujar Maigus. Di Kelurahan Koto Baru Nan XX, bantuan pangan tersebut diberikan kepada 629 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, total beras yang disalurkan mencapai 18,870 ton. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan. Dengan penyaluran untuk tiga bulan sekaligus, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras. Maigus mengatakan, bantuan pemerintah tersebut perlu diiringi dengan upaya masyarakat untuk memperkuat kemandirian pangan dari lingkungan rumah masing-masing. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan yang tersedia untuk urban farming. "Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah untuk menanam kebutuhan pangan, seperti cabai, sayuran, dan tanaman pangan lainnya. Dengan begitu, sebagian kebutuhan pangan rumah tangga dapat dipenuhi secara mandiri," katanya.
Berita Terkait