SEMARANG (21/9/2026) - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Barat, Arry Yuswandi menegaskan, apapun prestasi yang berhasil diraih Kafilah Sumbar pada MTQ Nasional XXXI, harus jadi bahan evaluasi.
Capaian yang telah diraih, harus dilihat dari berbagai aspek sehingga dikethui apa-apa saja masih perlu diperbaiki, baik dari sisi pembinaan, persiapan peserta maupun strategi menghadapi kompetisi di tingkat nasional.
“Kita perlu melakukan evaluasi. Semua kelemahan kita pada tahun ini akan kita lakukan perbaikan-perbaikan untuk persiapan MTQ Nasional tahun depan,” ujar Arry.
Arahan itu disampaikannya, usai menghadiri penutupan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam.
Arry Yuswandi selepas kegiatan penutupan, langsung memimpin rapat koordinasi bersama Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni, Kabag Bina Mental Spiritual Marwansyah, official Kafilah Sumbar serta Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumbar.
Ia juga meminta LPTQ Sumbar segera menindaklanjuti evaluasi tersebut melalui rapat kerja, sehingga hasil MTQ Nasional XXXI tidak berhenti pada pencatatan prestasi, tetapi menjadi dasar penyusunan program pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.“Kita minta LPTQ Sumbar segera melaksanakan rapat kerja untuk mengevaluasi hasil MTQ Nasional tahun ini,” tegasnya.
Arry mengatakan, evaluasi tersebut penting dilakukan sedini mungkin mengingat MTQ Nasional XXXII Tahun 2027 akan diselenggarakan di DKI Jakarta.
Dengan demikian, Sumbar memiliki waktu yang cukup untuk menyusun langkah pembinaan dan mempersiapkan para calon peserta secara lebih matang.
Pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 ini, meski pun belum meraih juara namun Kafilah Sumbar berhasil mencatatkan sejumlah prestasi.
Editor : Al Mangindo