Mahyeldi Usulkan UMN Bukittinggi Ganti Nama Jadi UM Natsir, Ini Alasannya

×

Mahyeldi Usulkan UMN Bukittinggi Ganti Nama Jadi UM Natsir, Ini Alasannya

Bagikan berita
Gubernur Sumbar, Mahyeldi jadi narasumber pada kegiatan Masa Ta'aruf (Mata) Natsir 2026 UMN Bukittinggi di Aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Senin. (humas)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi jadi narasumber pada kegiatan Masa Ta'aruf (Mata) Natsir 2026 UMN Bukittinggi di Aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Senin. (humas)

Mahyeldi menyebut Mohammad Natsir bersama sejumlah tokoh asal Sumbar lainnya, seperti Sutan Sjahrir dan Agus Salim, telah memberikan kontribusi penting dalam perjalanan bangsa.

Menurutnya, semangat intelektual, keteladanan, dan kepedulian terhadap bangsa dari para tokoh tersebut perlu terus dipelajari dan dikembangkan oleh generasi muda.

Rektor UMN Bukittinggi, Afridian Wirahadi Ahmad mengatakan, penyematan nama Mohammad Natsir pada perguruan tinggi tersebut bukan sekadar identitas, tetapi sekaligus tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai yang diwariskan tokoh tersebut.

“Karena kita menyandang nama Bapak Mohammad Natsir. Seorang ulama, seorang tokoh negarawan, seorang politisi. Nama itu bukan hanya sebatas nama, tapi ada nilai-nilai di sana, ada beban,” ungkapnya.

Afridian menegaskan, UMN bersama Yayasan Rumah Sakit Islam Sumbar (YARSI Sumbar) berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak berhenti pada pencapaian akademik.

Lulusan diharapkan mampu menghadirkan perubahan bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa.

“Tidak hanya sebatas lulus membawa ijazah, tapi juga harus memberikan perubahan. Perubahan untuk dirinya, perubahan untuk keluarganya, dan perubahan untuk bangsanya,” pungkasnya. (*)

Editor : Al Mangindo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini