JAKARTA (21/10/2026) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menilai, dugaan kejahatan di pasar modal adalah kejahatan ekonomi yang serius.
Karena itu, politisi Fraksi Partai Nasdem DPR RI itu mendesak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, mengusut tuntas dugaan kejahatan pasar modal yang menjadi alarm serius bagi integritas pasar modal.
“Kalau memang ditemukan unsur pidana, jangan ragu untuk ditindak tegas seluruh pihak yang terlibat, baik perorangan, kelompok maupun korporasi,” ujar Sahroni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Sahroni menegaskan, gejolak pasar saham harus diusut secara menyeluruh, termasuk menguak seluruh pihak yang terbukti terlibat harus ditindak tegas tanpa pandang bulu.
Polri diharapkan segera berkoordinasi dengan OJK dan BEI demi menjaga transparansi dan integritas pasar saham nasional.
“Pasar saham kita harus sehat dan transparan, jangan sampai ada segelintir orang yang mengambil keuntungan pribadi dengan cara melanggar hukum, memanipulasi, lalu merusak kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia,” ungkap Politisi Fraksi Partai NasDem itu.Di sisi lain, Sahroni meminta investor tetap optimistis terhadap prospek ekonomi Indonesia. Menurutnya, fundamental ekonomi nasional masih kuat dan ditopang peluang usaha yang terbuka serta kepastian hukum yang menjadi faktor penting bagi iklim investasi.
“Karena jika dilihat secara makro, ekonomi Indonesia sehat dan memiliki masa depan yang cerah. Banyak peluang terbuka.”
“Apalagi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, salah satu aspek yang penting dalam dunia usaha yaitu kepastian dan penegakan hukum, telah berjalan tegas tanpa pandang bulu. Jadi para investor tidak perlu ragu,” pungkasnya. (*)
Editor : Al Mangindo